4 Pantangan dalam Melakukan Fitnes yang Sering DilupakanKesehatan 

4 Pantangan dalam Melakukan Fitnes yang Sering Dilupakan

Jumpa lagi bersama kami di Agenbe99 berita kesehatan hari ini,kali ini kami tidak membahas soal berita politik,selebritis,ataupun yang lainnya.Tetapi kali ini kami membahas tentang Informasi kesehatan mengenai 4 Pantangan dalam Melakukan Fitnes yang Sering Dilupakan.Olahraga fitnes mengandalkan kekuatan tubuh dalam mengangkat beban. Tak khayal, butuh teknik tertentu agar dapat memperoleh bentuk tubuh yang diinginkan.Agen bandarq.

Latihan keras terkadang telah dilakukan, namun hasil yang didapat sering tidak sesuai dengan ekspektasi. Hal tersebut tidak jarang membuat frustasi.

Perlu diingat, olahraga fitnes juga memiliki pantangan. Ada beberapa hal yang harus dihindari ketika sudah berniat menjalani program fitnes.Pantangan tersebut bukan dalam hal teknik mengangkat beban atau cara menginjak treadmill dengan baik dan benar. Ada perihal lain yang harus diperhatikan saat menjalani fitnes agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

Berikut Agenbet99 merangkum 4 pantangan dalam melakukan fitnes yang sering dilupakan dikutip dari Fitness for Men.

Cepat puas pada satu ritme latihan

Ketika telah mencapai tahap lanjut, fitnes biasanya dilakukan sesuai dengan latihan yang dikuasai saja. Hal itu justru membuat tubuh tidak berkembang.

Latihan yang benar-benar menantang justru membantu tubuh menjadi lebih kuat dan seimbang. Selain itu, tubuh juga akan terhindar dari risiko cedera akibat latihan terlalu keras.

Mulailah lakukan latihan fitnes yang biasa dihindari dengan menambah porsi latihan sebanyak 2 sampai 3 kali seminggu. Latihan juga dapat dikembangkan sendiri dengan alat-alat yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, pada tahap lanjut sepatutnya mulailah menerapkan gaya hidup sehat secara lengkap. Atur diet makanan sebab diet dan fitnes merupakan satu paket agar latihan tidak terasa sia-sia dan kebugaran tubuh terjaga dengan optimal.

Terlalu memaksakan latihan

Seseorang yang begitu fanatik dengan fitnes memiliki jiwa kompetisi yang kuat. Hal itu cenderung akan membuat risiko cedera semakin tinggi karena berlatih sampai batas maksimal.

Sifat tersebut dapat diantisipasi dengan mengajak rekan yang memiliki kemampuan di bawah Anda untuk latihan fitnes bersama. Lakukan setidaknya seminggu sekali.

Memperlambat tempo latihan berguna untuk memperbaiki diri dan justru menambahk kekuatan saat latihan berikutnya. Selain itu, latihan akan lebih menyenangkan dan memberi waktu bagi otot untuk beregenerasi setelah bekerja terlalu keras.

Perhatikan tubuh dan asupan cukup

Terpaku pada angka

Latihan fitnes terkadang terlalu terpaku pada angka yang ada pada aturan heart rate atau program kardio yang tertera dalam intruksi alat-alat fitnes.

Hal itu memang dapat memberikan hasil yang cepat dan efektif. Akan tetapi, terpaku terhadap angka tersebut dapat memaksakan kondisi tubuh.

Memaksakan kondisi tubuh di saat tubuh tidak prima dapat membahayakan diri. Coba konsentrasi latihan fitnes sesuai dengan memperhatikan kondisi tubuh sendiri.

Lakukan latihan pada level tubuh ternyaman Anda. Dengarkan saja ritme tubuh dan nikmati latihan tanpa memikirkan angka pada alat fitnes.

Terlalu banyak konsumsi suplemen

Segala yang berlebihan tentulah tidak baik, begitu pula dengan mengonsumsi suplemen yang terlalu berlebihan. Tubuh memang membutuhkan kadar gula tinggi untuk berat badan tertentu.

Menyantap makanan dengan 200 kalori dan minum minuman berenergi sebesar 300 kalori sebenarnya sudah cukup bagi tubuh usai berolahraga.

Related posts

Leave a Comment